Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga Minyak Naik Karena Pasar Mengamati Pembicaraan Dagang AS-Tiongkok
Wednesday, 7 May 2025 13:21 WIB | OIL |Minyak WTIbrent oil

Harga minyak naik pada hari Rabu (07/5), bertahan sedikit di atas level terendah empat tahun terakhir, karena investor fokus pada pembicaraan dagang AS-Tiongkok dan tanda-tanda produksi AS yang menurun.

Harga minyak mentah Brent naik 44 sen per barel, atau 0,7%, menjadi $62,59 per barel pada pukul 04.00 GMT, sementara minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 50 sen, atau 0,9%, menjadi $59,59 per barel.

Kedua patokan tersebut anjlok ke level terendah empat tahun baru-baru ini setelah keputusan OPEC+ untuk mempercepat peningkatan produksi, memicu kekhawatiran kelebihan pasokan pada saat tarif AS telah meningkatkan kekhawatiran tentang permintaan.

"Berita bahwa AS dan Tiongkok akan memulai pembicaraan dagang akhir pekan ini membuat minyak mentah Brent diperdagangkan lebih tinggi, memperpanjang reli minyak," kata ahli strategi komoditas di ING pada hari Rabu.

"Meskipun negosiasi akan membantu meningkatkan sentimen di pasar minyak, kita perlu melihat kemajuan signifikan dalam menurunkan tarif untuk meningkatkan prospek permintaan," imbuh ING.

Sementara itu, harga minyak yang lebih rendah dalam beberapa minggu terakhir telah mendorong beberapa perusahaan energi AS termasuk Diamondback (NASDAQ:FANG) Energy dan Coterra Energy (NYSE:CTRA) untuk mengumumkan pengurangan rig, yang menurut para analis akan mendukung harga dari waktu ke waktu dengan mengurangi produksi.

Pengumuman terbaru menunjukkan produksi akan melemah dalam beberapa bulan mendatang, kata ahli strategi komoditas senior ANZ Bank Daniel Hynes. "Kami memperingatkan bulan lalu bahwa harga yang turun dan aktivitas pengeboran yang menurun meningkatkan risiko penurunan produksi minyak AS."

Stok minyak mentah turun 4,5 juta barel dalam minggu yang berakhir pada 2 Mei, kata sumber pasar, mengutip angka American Petroleum Institute pada hari Selasa. [API/S]

Data pemerintah AS tentang stok akan dirilis pada pukul 10:30 ET (1430 GMT). Analis yang disurvei oleh Reuters memperkirakan, rata-rata, penurunan 800.000 barel dalam stok minyak mentah AS untuk minggu lalu. [EIA/S]

Harga juga mendapat dukungan dari tanda-tanda permintaan yang membaik. Konsumen di Tiongkok meningkatkan pengeluaran selama perayaan May Day dan saat pelaku pasar kembali setelah liburan lima hari.

Di Eropa, perusahaan diharapkan melaporkan pertumbuhan 0,4% dalam laba kuartal pertama, peningkatan dari penurunan 1,7% yang diperkirakan analis seminggu yang lalu.

Federal Reserve secara luas diperkirakan akan membiarkan suku bunga AS tidak berubah pada hari Rabu karena tarif mengguncang prospek ekonomi.(Newsmaker23)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS